web 2.0

Peresmian Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4) dan tukar pikiran antara pengusaha-pemerintah-ilmuwan

Oleh ; Hendri Tanjung

Pukulan gong 3 kali oleh menteri pendidikan nasional hari ini, sabtu, 24 Oktober 2009 itu menandakan resminya berdiri Ikatan Ilmuwan Indonesia-Internasional (I-4). Sebelumnya, dalam sambutannya, Menteri mengatakan akan mendukung penuh I-4 ini. Setelah peresmian, acara dilanjutkan dengan makan siang dan pemaparan tentang “Visi Indonesia 2030” oleh Bapak Dr. Ishadi SK.

Setelah acara, diadakan rapat singkat pengurus I-4, yang akan mengagendakan pertemuan pada bulan Juli 2010 dengan bentuk Internasional Conference, memanggil te

Laporan I-4 ; Brainstorming para Ilmuwan.

Oleh ; Hendri Tanjung.

Setelah makan siang itu, dimulailah rangkaian acara workshop Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4). Pada hari pertama ini, agendanya adalah Brainstorming mau apa I-4 ini. Dr. Khoirul Anwar memulai dengan menjelaskan dasar pembentukan I-4. Katanya, kemerdekaan Indonesia juga berawal dari pemikiran orang-orang Indonesia yang berada di luar negeri. Oleh karena itu, I-4 dibentuk untuk mempersatukan potensi bangsa. I-4 ini bertujuan untuk meningkatkan kontribusi terhadap percepatan penguasaan bangsa kepada ilmu pengetahuan, sains dan teknologi, serta untuk meningkatkan sinergi pemanfaatan dan pengamalannya dalam pemban

Laporan I-4 ; Indonesia Memanggil bag 1.

Oleh ; Hendri Tanjung.

Orang Jepang itu, kalau kita bilang “ Saya telah menolong kamu” , maka kita tidak dipandang. Jika kita sebut perkataan itu sampai dua kali, maka Orang Jepang akan bilang “ You are zero”. Begitulah Prof. Ken Soetanto menceritakan bagaimana budaya orang Jepang yang sangat berbeda dengan orang Amerika. Orang Amerika, kalau menolong seseorang, maka biasa saja menyebut “ Saya telah menolong Anda”. Sebenarnya, Islam telah lama menggariskan dalam sebuah haditsnya, “ Kalau tangan kanan bersedekah, hendaklah tangan kiri tidak mengetahuinya”. Saya pikir hal ini meru

Mahasiswa RI di Pakistan Mengungsi Trauma Insiden Penembakan dan Pengeboman di Kampus

[ Minggu, 25 Oktober 2009 ]
Ratusan Mahasiswa RI di Pakistan Mengungsi
Trauma Insiden Penembakan dan Pengeboman di Kampus

JAKARTA - Ratusan mahasiswa Indonesia di Pakistan sekarang ketakutan. Sebab, penembakan dan pengeboman terjadi setiap hari. Target serangan kaum militan Taliban juga semakin acak. Salah satunya Universitas Islam Internasional Islamabad yang dibom Selasa lalu. Delapan tewas dan 19 terluka.

“Kami masih trauma dengan kejadian itu. Sekarang semuanya mengungsi di kedutaan dan rumah-rumah staf kedutaan di sini,” kata Muladi Mughni, salah seorang mahasiswa Universitas Islam Internasional Islamabad, saat dihubungi Jawa Pos melalui sambungan internasional tadi malam. Selisih waktu Pakistan dengan Jakarta dua jam lebih lambat. Continue reading »

Indonesian students evacuated from bombed Pakistani University

Jakarta (ANTARA News) - All Indonesian students at the International Islamic University (IIU) in Islamabad, Pakistan, where two suicide bomb blasts happened on Tuesday (Oct 20), are reported safe and to have been evacuated from their campus.

Muladi Mughni, an Indonesian student who is studying at the IIU, in an email message to Antara on Wednesday, said the evacuation of the Indonesian students was conducted several hours after the bomb blast. Continue reading »

PEMBERITAHUAN TTG IURAN WAJIB ANGGOTA PPMI 2009-2010.

Assalamualaikum, Wr, Wb,

Diberitahukan kepada segenap Warga PPMI Pakistan, agar segera membayar Iuran Wajib Bulanan, dengan rincian sbb:
Perkepala, 1 Bulan @Rs.20 per bulan. dengan diberikan diskon khusus potongan Rs.40 bagi yg ingin membayar 1 tahun penuh,atau 12 bulan (hitungan menurut jangka masa bhakti kepengurusan), jadi 1 tahun sebesar Rs.200 (12 bulan x Rs.20= Rs.240, dengan potongan diskon menjadi, Rs.240 - Rs40= Rs.200).
Kenaikan iuran yg mencapai 100% adalah kebijakan pengurus, dan Ketum, dengan pelbagai pertimbangan.
Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Wassalamualaikum, Wr, Wb,

Ttd,
Bendahara Umum PPMI 2009-2010

Ahmad Nabiel AFIR.Bendahara PPMI 2009-2010

Pemberitahuan Kegiaatan Idul Fitri 1430-H 2009-M.

Nomor : 016/Masjid-KBRI/ ISL/IX/2009.
Perihal : Pemberitahuan Kegiaatan Idul Fitri 1430-H 2009-M.

Kepada
Yth. SEGENAP MASYARAKAT INDONESIA
di
Islamabad.

Assalamualaikum Wr.Wb.

Dalam rangka merayakan Idul Fitri 1430-H/2009- M di KBRI Islamabad, bersama ini dengan hormat disampaikan pemberitahuan sebagai berikut :

1. Malam Takbiran
2009 (disesuaikan Pengumuman Pemerintah Pakistan)
Hari, tanggal Minggu, 20 September
Waktu Pukul 20.00 s/d selesai.
Tempat:Aula, budaya Nusantara Continue reading »

“Menu Summer” Ala Departemen Keputrian PPMI

Di tengah hembusan debu Pakistan dan hawa panas bin lembabnya Islamabad, masih menyisakan keceriaan dan keantusiasan para anggota PPMI putri. Seperti biasa agenda aktifitas tentunya berdatangan pula dari berbagai forum saat liburan summer ini karenanya tak heran kegiatan padat menghiasi hari-hari di musim tersebut. Maka Departemen Keputrian pun berusaha untuk memeriahkan liburan tersebut dengan beberapa acara.
Continue reading »

Simposium Internasional PPI-Dunia 2009 “Tonggak Awal Kebangkitan Generasi Bangsa untuk menyongsong Indonesia 2020″

Oleh : M. Ihsanuddin*

Kesatuan persepsi, semangat kebersamaan dan kecintaan pada bangsa dan tanah air Indonesia, sebagai landasan memunculkan inisiasi untuk membangun Indonesia yang lebih maju, demokratis, bermartabat dan berkeadilan, serta memiliki bargaining power di tingkat internasional. Dari sinilah pentingnya peran kaum ilmuwan dan intelektual muda Indonesia, baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri. Mereka sebagai pihak pendorong dan penentu masa depan bangsa, dituntut untuk bisa mempersiapkan misi dan strategi bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan dunia pada tahun 2020 dengan semangat kolaboratif berfikir bersama untuk Indonesia. Atas dasar inilah Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda dan Aliansi PPI Luar Negeri atau Overseas Indonesian Student Association Alliance (OISAA) menggelar Simposium Internasional (SI PPI 2009). Continue reading »

Dubes Ishak Latuconsina Akan Temui Menag soal Temus Pakistan

Oleh ; Muladi Mughni

Hari selasa, 21 Juli 2009, delapan orang perwakilan mahasiswa menghadap Dubes Indonesia untuk Pakistan di KBRI guna membicarakan hal Temus. Pertemuan yang rencananya dijadualkan pada pukul 15.00 terpaksa molor sampai dengan 15. 45, dikarenakan pada jam yang sama Dubes tengah menerima tamu para dubes ASEAN di Wisma Duta.

Pertemuan yang juga dihadiri oleh konsuler Bapak Adik Prayitno dilaksanakan di ruang pertemuan yang juga lazim digunakan untuk ruang rapat staff KBRI. Continue reading »

Previous Entries